Perbedaan Antara Marketing Komunikasi dan Desain Komunikasi Visual
Banyak orang masih menganggap Marketing Komunikasi dan Desain Komunikasi Visual (DKV) adalah dua bidang yang sama. Padahal, meskipun saling berkaitan, keduanya memiliki fungsi, fokus, dan peran yang sangat berbeda dalam dunia bisnis dan digital marketing.
Memahami perbedaan antara Marketing Komunikasi dan Desain Komunikasi Visual sangat penting, terutama bagi pelaku bisnis, UMKM, maupun calon profesional yang ingin berkarier di industri kreatif dan pemasaran digital.
Apa Itu Marketing Komunikasi?
Marketing Komunikasi (Marketing Communication) adalah strategi menyampaikan pesan brand kepada target audiens dengan tujuan utama:
-
Meningkatkan awareness
-
Membangun kepercayaan
-
Mendorong minat dan keputusan membeli
Marketing komunikasi mencakup berbagai aktivitas seperti:
-
Periklanan (Ads)
-
Content marketing
-
Media sosial
-
Email marketing
-
Public relations
-
Campaign digital dan offline
Fokus utama marketing komunikasi adalah pesan, strategi, dan hasil bisnis.
Apa Itu Desain Komunikasi Visual?
Desain Komunikasi Visual (DKV) adalah bidang yang berfokus pada penyampaian pesan melalui elemen visual, seperti:
-
Desain grafis
-
Tipografi
-
Warna
-
Ilustrasi
-
Layout
-
Motion graphic
DKV bertujuan membuat pesan menjadi lebih menarik, mudah dipahami, dan memiliki daya tarik visual.
Fokus utama DKV adalah tampilan visual dan estetika komunikasi.
Perbedaan Marketing Komunikasi dan Desain Komunikasi Visual
Berikut perbedaan utama antara Marketing Komunikasi dan Desain Komunikasi Visual:
1. Fokus Utama
-
Marketing Komunikasi: Strategi, pesan, dan konversi
-
DKV: Visual, estetika, dan pengalaman visual audiens
2. Tujuan
-
Marketing Komunikasi: Mempengaruhi perilaku audiens dan meningkatkan penjualan
-
DKV: Menyampaikan pesan secara visual agar mudah dipahami dan menarik
3. Output yang Dihasilkan
-
Marketing Komunikasi: Campaign, strategi konten, iklan, funnel marketing
-
DKV: Desain poster, logo, feed media sosial, banner, video visual
4. Indikator Keberhasilan
-
Marketing Komunikasi: Leads, conversion rate, engagement, ROI
-
DKV: Kualitas visual, konsistensi brand, daya tarik desain
Hubungan Marketing Komunikasi dan DKV dalam Digital Marketing
Meskipun berbeda, Marketing Komunikasi dan DKV saling melengkapi.
Tanpa marketing komunikasi:
-
Desain bagus tidak menghasilkan penjualan
Tanpa DKV:
-
Strategi marketing sulit menarik perhatian
Kombinasi keduanya menciptakan:
-
Konten yang kuat secara pesan
-
Visual yang menarik secara tampilan
-
Campaign yang efektif dan berkelanjutan
Inilah alasan mengapa profesional digital marketing modern harus memahami keduanya.
Mana yang Harus Dipelajari Lebih Dulu?
Jawabannya tergantung tujuan Anda:
-
Ingin fokus strategi bisnis & penjualan → Marketing Komunikasi
-
Ingin fokus visual & kreativitas → Desain Komunikasi Visual
-
Ingin menjadi digital marketer profesional → Keduanya
Saat ini, industri lebih membutuhkan talenta multiskill yang mampu berpikir strategis sekaligus memahami visual.
Belajar Marketing Komunikasi dan DKV Secara Terpadu
Jika Anda ingin menguasai:
-
Strategi marketing komunikasi
-
Copywriting & content strategy
-
Desain komunikasi visual profesional
-
Digital marketing berbasis praktik
👉 Cyber Business School (CBS) menghadirkan kurikulum terpadu yang menggabungkan Marketing Komunikasi dan Desain Komunikasi Visual sesuai kebutuhan industri.
🔗 Pelajari selengkapnya di:
https://cbs-educatin.com
Kesimpulan
Perbedaan antara Marketing Komunikasi dan Desain Komunikasi Visual terletak pada fokus dan perannya.
Marketing komunikasi berfokus pada strategi dan hasil, sedangkan DKV berfokus pada visual dan penyampaian pesan.
Namun, keduanya adalah fondasi utama kesuksesan digital marketing modern. Dengan memahami dan menguasai keduanya, Anda akan memiliki keunggulan kompetitif di dunia bisnis dan industri kreatif.
Mulai langkah profesional Anda bersama cbs-educatin.com.

