Alur Monetisasi Skill di 3 Bulan Pertama

Alur Monetisasi Skill di 3 Bulan Pertama

Fondasi Awal Menjadi Teknopreneur yang Menghasilkan

Banyak orang belajar skill digital—desain, video editing, website—namun berhenti di satu titik:
tidak tahu bagaimana cara menghasilkan uang dari skill tersebut.

Program Teknopreneur 1 Tahun dirancang untuk menjawab masalah itu sejak awal.
Fokus utamanya sederhana:
👉 3 bulan pertama peserta harus sudah bisa memonetisasi skill-nya.

Bukan sekadar bisa, tapi pernah menawarkan jasa, mengerjakan project, dan dibayar.

Berikut alur monetisasi skill yang dijalankan peserta di 3 bulan pertama.

1. Belajar & Upgrading Skill Pendukung

Tahap awal difokuskan pada penguasaan skill digital yang paling dibutuhkan UMKM saat ini, yaitu:

  • Desain konten & flyer digital menggunakan Canva

  • Video iklan pendek menggunakan CapCut

  • Pembuatan landing page sederhana yang menjual

  • Optimasi Google Business Profile

  • Dasar komunikasi & penawaran jasa ke klien

Materi dirancang praktis dan aplikatif, tanpa teori berlebihan.
Peserta tidak dituntut menjadi ahli sempurna, tapi siap produksi dan siap dipakai UMKM.

🎯 Output tahap ini:
Peserta paham alur kerja dan siap membuat karya digital.


2. Membuat Dummy Karya (Konten, Landing Page, Google Business)

Setelah belajar, peserta tidak dibiarkan kosong tanpa pegangan.

Peserta wajib membuat dummy / simulasi karya, antara lain:

  • Contoh flyer digital UMKM

  • Contoh video iklan pendek

  • Contoh landing page

  • Contoh tampilan Google Business Profile

Dummy ini berfungsi sebagai:

  • Contoh kualitas kerja

  • Bahan pitching ke calon klien

  • Cikal bakal portofolio

📌 Walau masih simulasi, standar pengerjaannya disamakan dengan project nyata.

🎯 Output tahap ini:
Peserta punya karya nyata untuk ditunjukkan, bukan hanya skill di kepala.


3. Hunting UMKM

Di tahap ini, peserta mulai masuk ke dunia nyata.

Peserta diarahkan untuk:

  • Mencari UMKM di sekitar (offline & online)

  • Mengidentifikasi UMKM yang belum rapi secara digital

  • Menawarkan jasa dengan harga terjangkau

  • Menggunakan dummy sebagai bahan presentasi

Pendekatan yang diajarkan sederhana dan manusiawi, bukan hard selling:

“Saya sedang belajar dan ingin membantu UMKM tampil lebih profesional secara digital.”

🎯 Output tahap ini:
Peserta belajar:

  • Berani menawarkan skill

  • Berkomunikasi dengan klien

  • Menghadapi respon nyata (diterima / ditolak)


4. Project! (Berbayar & Portofolio)

Tahap ini adalah inti dari monetisasi.

Peserta mulai mengerjakan project UMKM nyata, seperti:

  • Flyer digital

  • Video iklan

  • Landing page

  • Google Business Profile aktif

Walau dibayar dengan harga terjangkau, nilai terpentingnya adalah:

  • Pernah closing

  • Pernah dibayar

  • Punya hasil nyata

  • Punya testimoni

  • Punya portofolio asli

🎯 Output tahap ini:
Peserta resmi:

  • Bukan “masih belajar”

  • Tapi sudah pernah menghasilkan dari skill digital


Kenapa Alur Ini Penting?

Karena tujuan program ini bukan hanya mengajarkan skill, tapi:

  • Membentuk mental teknopreneur

  • Membiasakan eksekusi

  • Menghilangkan takut jualan

  • Menyiapkan peserta naik level di bulan-bulan berikutnya

Di akhir 3 bulan pertama, peserta punya fondasi yang sangat kuat untuk:

  • Naik harga

  • Menentukan spesialisasi

  • Bangun personal brand

  • Masuk ke skala bisnis yang lebih serius


Penutup

Belajar boleh dari nol.
Tapi lulus harus sudah pernah menghasilkan.

Itulah filosofi utama alur monetisasi skill di 3 bulan pertama Program Teknopreneur 1 Tahun.

Bukan janji instan, tapi proses nyata yang terukur dan masuk akal.

Copyright © 2026 Pusat Pendidikan Desain Grafis Digital Marketing Desain Komunikasi Visual Pemrograman Website Autocad Komputer